Menu

Mode Gelap
FP-KADKAS Desak APH Usut Dugaan Penyimpangan Dana Desa Keras 2023–2025 *Meriahkan HUT RI ke-81, Pemuda Kampung Pinangan Gelar Aneka Perlombaan* Bupati Aceh Singkil H. Safriadi Oyon Masuk Bursa Ketua DPD Golkar, Kader Nilai Figur Tepat Pimpin Partai AMPAS Desak Transparansi Lahan Desa Blok 18 Senilai Rp200 Juta: Dijual ke Mana Uangnya, Di Mana Tanah Penggantinya? Satreskrim Polres Aceh Tengah Berhasil Ungkap Pencurian Kabel PLN, Dua Pelaku Diamankan Ketua DPW IKM Aceh Disambut Hangat di Aceh Singkil Sambil Panggang Ikan dan Bakar Silaturahmi*

HOST NEWS

“Skor 1–1? Publik Minta Penegakan Hukum Tak Pandang Seragam: Siapa Bersalah, Harus Diproses Hingga Tuntas”

badge-check

“Skor 1–1? Publik Minta Penegakan Hukum Tak Pandang Seragam: Siapa Bersalah, Harus Diproses Hingga Tuntas” Perbesar

Jakarta – Perkembangan sejumlah perkara yang menyeret aparat penegak hukum kembali menjadi perhatian publik. Muncul berbagai komentar di media sosial yang mempertanyakan konsistensi penegakan hukum, termasuk dengan sindiran, “Sebelum naik sidang itu, berkas P21 dikirim ke mana ya?”

 

Perbincangan tersebut menguat setelah Kejaksaan menetapkan seorang oknum Brigjen Polri aktif sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi. Di sisi lain, Polri juga tengah menangani perkara yang melibatkan seorang oknum Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Perkembangan dua perkara itu memicu respons luas dari masyarakat.

 

Banyak warganet menyebut kondisi ini sebagai “skor 1–1” bukan untuk mempertandingkan dua institusi, melainkan sebagai simbol bahwa proses hukum semestinya berlaku sama bagi siapa pun.

 

Pesan yang paling banyak disuarakan publik adalah agar tidak ada tebang pilih dalam penegakan hukum. Siapa pun yang diduga melakukan tindak pidana harus diproses sesuai hukum yang berlaku, dengan menjunjung asas praduga tak bersalah hingga ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

 

> “Lanjutkan bersih-bersih institusi. Jangan ada yang ditutup-tutupi. Kalau memang bersalah, proses. Kalau tidak bersalah, pulihkan nama baiknya. Yang terpenting, masyarakat mendapatkan kepastian hukum dan kebenaran yang terang benderang.

 

Publik berharap momentum ini menjadi bukti bahwa reformasi penegakan hukum tidak berhenti pada slogan, tetapi diwujudkan melalui proses yang transparan, profesional, dan akuntabel. Sebab, kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum akan semakin kuat apabila setiap perkara ditangani secara terbuka tanpa memandang pangkat, jabatan, ataupun institusi asal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Bupati Aceh Singkil H. Safriadi Oyon Masuk Bursa Ketua DPD Golkar, Kader Nilai Figur Tepat Pimpin Partai

23 Agustus 2026 - 11:10 WIB

AMPAS Desak Transparansi Lahan Desa Blok 18 Senilai Rp200 Juta: Dijual ke Mana Uangnya, Di Mana Tanah Penggantinya?

22 Agustus 2026 - 14:42 WIB

552897 11zon

Satreskrim Polres Aceh Tengah Berhasil Ungkap Pencurian Kabel PLN, Dua Pelaku Diamankan

21 Agustus 2026 - 18:04 WIB

IMG 20260821 WA0128

Ketua DPW IKM Aceh Disambut Hangat di Aceh Singkil Sambil Panggang Ikan dan Bakar Silaturahmi*

21 Agustus 2026 - 15:12 WIB

TOKYO, JEPANG* – Dua utusan khusus dari *Aceh Singkil Kota Bertuah* kembali mencuri perhatian dunia internasional. Setelah sukses menjalankan misi di Paris, kali ini mereka melanjutkan “Operasi Singkil Go Asia” di depan ikon *Tokyo Tower*.

20 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Trending di NASIONAL