Menu

Mode Gelap
PRABU Satgasus Nasional Aceh Singkil Ucapkan Selamat Hari Adhyaksa 2026 kepada Kajari Aceh Singkil* Bupati Nagan Raya Tegaskan Pencegahan Karhutla Harus Jadi Gerakan Bersama Selamat Hari Lahir Adhyaksa ke-81 Tahun 2026 ⚖️🇮🇩 Cegah Karhutla, Polres Aceh Tengah Perkuat Sosialisasi hingga Pasang Spanduk Bupati dan Sekda Beserta Tim Rombongan Dampingi Tim Monev PRR Tinjau Lokasi Prioritas Pascabencana di Aceh Singkil *Kapolres Aceh Singkil Ucapkan Selamat Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81, Tegaskan Sinergitas Aparat Penegak Hukum*

INFO BARSELA

Bupati Nagan Raya Tegaskan Pencegahan Karhutla Harus Jadi Gerakan Bersama

badge-check

Bupati Nagan Raya Tegaskan Pencegahan Karhutla Harus Jadi Gerakan Bersama Perbesar

FB IMG 1788367736403

NAGAN RAYA — Pemerintah Kabupaten Nagan Raya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), menyusul tingginya potensi bencana di wilayah tersebut.

 

Berdasarkan Kajian Risiko Bencana Kabupaten Nagan Raya periode 2024–2029, daerah ini memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap sejumlah bencana, di antaranya banjir, karhutla, cuaca ekstrem, tanah longsor, hingga gempa bumi.

 

Merespons kondisi tersebut, Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., menegaskan pentingnya langkah pencegahan dan kesiapsiagaan yang dilakukan secara terpadu oleh seluruh elemen masyarakat.

 

Penegasan itu disampaikan Bupati yang akrab disapa TRK saat memimpin Apel Gelar Kesiapan Penanggulangan Karhutla di Lapangan Makodim 0116/Nagan Raya, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Rabu (2/9/2026).

 

Apel tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Plt. Sekretaris Daerah, sejumlah kepala perangkat daerah, personel TNI-Polri, BPBD, Satpol PP, serta pimpinan dan perwakilan perusahaan yang beroperasi di wilayah Nagan Raya.

 

Dalam amanatnya, Bupati TRK menyampaikan bahwa sepanjang 2026 telah terjadi sejumlah kejadian karhutla di wilayah Kecamatan Darul Makmur dan Tripa Makmur. Kebakaran tersebut berhasil ditangani oleh tim gabungan.

 

Menurutnya, sebagian kejadian berlangsung di kawasan gambut sehingga membutuhkan penanganan yang lebih khusus.

 

“Sejumlah kejadian terjadi di kawasan gambut yang membutuhkan penanganan khusus dan waktu yang tidak singkat,” ungkap TRK.

 

Ia menekankan bahwa upaya menghadapi karhutla tidak boleh hanya dilakukan ketika kebakaran telah terjadi. Pencegahan harus menjadi langkah utama dengan melibatkan pemerintah, aparat keamanan, perusahaan, serta masyarakat.

 

Kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana juga dinilai penting untuk memastikan setiap potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin sebelum meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

 

Pemkab Nagan Raya berharap sinergi seluruh pihak dapat memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki kawasan gambut dan tingkat kerawanan tinggi.

 

Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan.

 

Dengan kolaborasi lintas sektor, upaya penanggulangan karhutla di Nagan Raya diharapkan tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga mengedepankan pencegahan sebagai gerakan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

91 Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi IKNR Jakarta, Anak Yatim Turut Dapat Santunan

25 Agustus 2026 - 23:46 WIB

FP-KADKAS Desak APH Usut Dugaan Penyimpangan Dana Desa Keras 2023–2025

23 Agustus 2026 - 20:39 WIB

554700

Wabup Hamzah Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Kunci Pembangunan

28 Juli 2026 - 22:08 WIB

IMG 20260728 WA0026

Satresnarkoba Aceh Barat Ringkus Dua Pengedar Sabu, Sita 23,7 Gram Narkotika

23 Juli 2026 - 00:31 WIB

Screenshot 20260723 002403 1

Kapolres Aceh Singkil Ucapkan Selamat Pestipal Sagu

22 Juli 2026 - 09:53 WIB

IMG 20260722 WA0002
Trending di INFO BARSELA