Aceh Singkil – Wakil Bupati Aceh Singkil, Hamzah Sulaiman, mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data yang jujur, lengkap, dan akurat kepada petugas Badan Pusat Statistik (BPS) yang bertugas di lapangan.
Ajakan tersebut disampaikan Hamzah saat menerima kunjungan silaturahmi tim BPS Kabupaten Aceh Singkil di Pendopo Wakil Bupati, Senin (27/7/2026). Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan sensus sangat bergantung pada keterbukaan masyarakat dalam menyampaikan informasi mengenai aktivitas ekonominya.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Aceh Singkil agar memberikan data yang benar kepada petugas sensus yang datang ke lapangan. Data yang akurat sangat penting untuk menggambarkan kondisi perekonomian daerah secara nyata dan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran,” ujar Hamzah.
Ia menegaskan, Sensus Ekonomi 2026 merupakan program nasional yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak ragu ataupun menutup-nutupi informasi yang dibutuhkan petugas.
“Jangan sungkan dan jangan takut memberikan informasi kepada petugas sensus. Setiap data yang diberikan akan sangat bermanfaat dalam merumuskan kebijakan pemerintah, baik di tingkat daerah maupun nasional, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Hamzah juga berharap seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, menengah, hingga pelaku usaha besar, dapat memberikan informasi secara lengkap agar potensi ekonomi Aceh Singkil dapat terdokumentasi secara akurat.
Sebelumnya, Bupati Aceh Singkil H. Safriadi Oyon, S.H., telah mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di halaman Kantor Bupati Aceh Singkil pada 17 Juni 2026. Dalam kesempatan itu, sebanyak 119 petugas sensus resmi diterjunkan untuk melakukan pendataan di seluruh desa di Kabupaten Aceh Singkil selama kurang lebih dua setengah bulan.
Bupati Oyon menegaskan bahwa data statistik yang berkualitas merupakan fondasi penting dalam perencanaan pembangunan, penyusunan kebijakan publik, serta pengambilan keputusan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat dan para pelaku usaha untuk mendukung Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data yang benar, jujur, dan lengkap kepada petugas. Partisipasi masyarakat akan menentukan kualitas data yang menjadi dasar pembangunan Aceh Singkil ke depan,” tegas Oyon.
Melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berharap tersedianya data yang akurat dan komprehensif mengenai kondisi perekonomian daerah. Data tersebut akan menjadi pijakan dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih efektif, memperkuat sektor usaha, membuka peluang investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Aceh Singkil.
(Rahman Syafi’i)










1 Komentar
Mntap