ACEH TIMUR – Dipicu dugaan perselisihan lama yang berujung pada penganiayaan terhadap seorang mantan kepala dusun, kini terjadi di Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur.31/07/2026.
Terduga pelaku penganiayaan saat ini sedang menjabat sebagai Sekretaris Kecamatan (Sekcam) di salah satu kecamatan dalam kabupaten Aceh Timur, sekaligus Penjabat (Pj) Geuchik (Kepala Desa) di Kecamatan Peudawa, dilaporkan atas dugaan penganiayaan terhadap Nazir (43), warga Dusun Bantayan Timur, Gampong Paya Dua, Kecamatan Peudawa.

Nazir merasa menjadi korban penganiayaan, langsung mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Aceh Timur untuk membuat laporan.
Kepada wartawan usai membuat laporan, Nazir menuturkan peristiwa itu terjadi ketika dirinya sedang memangkas rambut di sebuah tempat pangkas rambut di Gampong Alue Bue Jalan, Kecamatan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur pada Kamis (30/07/2026) sekira pukul 17.00 WIB.
“Saya sedang dipangkas rambut, tiba-tiba terduga pelaku datang bersama seorang temannya. Tanpa banyak bicara dia langsung mendorong saya hingga hampir terjatuh, lalu memukul bibir saya,” ujar Nazir.
Tak hanya itu, Nazir mengaku situasi semakin mencekam ketika rekan pelaku diduga mengambil gunting yang ada di lokasi dan berusaha menyerangnya. Beruntung, aksi tersebut berhasil digagalkan oleh tukang pangkas rambut yang sigap menahan orang tersebut.
Usai melakukan penganiayaan, terduga pelaku bersama rekannya disebut langsung meninggalkan lokasi kejadian.
Nazir menduga insiden itu berkaitan dengan perselisihan yang pernah terjadi antara dirinya dan pelaku pada Mei lalu. Meski demikian, ia tidak menjelaskan secara rinci penyebab cekcok yang disebut menjadi pemicu hubungan keduanya memburuk.
Dalam kejadian tersebut Nazir telah membuat laporan ke polres Aceh Timur atas dugaan Penganiayaan terhadap dirinya.
Setelah berita ini diterbitkan pihak media ini belum mendapatkan konfirmasi resmi dari Penjabat (PJ) Keuchik tersebut.
Apabila nantinya Pj tersebut bisa dihubungi, media ini akan melakukan konfirmasi selanjutnya.(**)









