KOTA LANGSA – Ketua Komisi B Bidang Pendidikan Dayah dan Perguruan Tinggi Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kota Langsa, Dr. Fakhrurrazi, S.Pd.I., M.A., menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Walikota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, S.E., beserta Wakil Walikota dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Langsa atas terealisasinya program bantuan seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi anak yatim piatu di Kota Langsa pada Tahun Anggaran 2026.
Menurut Dr. Fakhrurrazi, program tersebut merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Langsa dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak yatim serta mendukung terwujudnya generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia. Ia menilai bantuan tersebut bukan sekadar program sosial, melainkan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.

“Program ini menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap masa depan anak-anak yatim. Pendidikan merupakan hak setiap anak, dan kebijakan seperti ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kota Langsa hadir untuk memastikan mereka dapat belajar tanpa terbebani persoalan ekonomi,” ujarnya.
Di samping memberikan apresiasi, Dr. Fakhrurrazi juga menyampaikan harapan agar cakupan program dapat diperluas pada tahun-tahun mendatang dengan menyasar santri yatim piatu yang menempuh pendidikan dan menetap di dayah, baik Dayah Salafiyah, Dayah Modern, maupun Dayah Tahfiz di Kota Langsa.
“Kami berharap ke depan bantuan serupa juga dapat diberikan kepada para santri yatim piatu yang sedang menuntut ilmu di dayah. Mereka juga merupakan bagian dari generasi penerus bangsa yang berhak memperoleh perhatian dan dukungan dari pemerintah,” katanya.
Sebagai Ketua Komisi B MPD Kota Langsa yang membidangi pendidikan dayah dan perguruan tinggi, Dr. Fakhrurrazi menilai perluasan program tersebut memerlukan sinergi lintas sektor agar pelaksanaannya berjalan efektif dan tepat sasaran.
Ia mendorong Pemerintah Kota Langsa untuk memperkuat koordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Langsa, khususnya dalam proses pendataan dan verifikasi santri di seluruh pondok pesantren.
“Kerja sama dengan Kementerian Agama sangat penting untuk mengintegrasikan data santri sehingga penyaluran bantuan benar-benar akurat, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dr. Fakhrurrazi menegaskan bahwa perhatian pemerintah terhadap pendidikan dayah merupakan bagian penting dalam mewujudkan pemerataan layanan pendidikan di Kota Langsa.
“Apabila bantuan ini juga menjangkau santri dayah, maka pemerintah telah menunjukkan komitmen terhadap prinsip keadilan dan kesetaraan dalam pendidikan. Anak-anak yatim di sekolah umum maupun di dayah sama-sama berhak memperoleh kesempatan yang setara untuk mengenyam pendidikan yang layak. Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Langsa dan Kementerian Agama, kita berharap lahir generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan karakter Islami sebagai modal utama membangun Kota Langsa yang maju, religius, dan penuh berkah,” pungkasnya.»













